suasana Perkuliahan

Hal pertama yang perlu kita ketahui adalah, Jurusan ISP (Ilmu Sosial Politik) memiliki dua program studi, yang diantaranya Prodi Pend. Pancasila, dan Kewarganegaraan dan Prodi Hubungan Masyarakat, atau yang biasa disebut PR (Public Relation). Tentunya masing-masing dari tiap Prodi tersebut memilki persamaan dan perbedaannya. Bedanya antara Prodi PKN dan PR, terdapat dalam hal-hal yang mendasar, seperti pada bobot SKS nya, kriteria kelulusan, sampai kepada Gelar kelulusannya. Kalau dalam Prodi Pend. PKN bobot SKS nya adalah 144, maka dalam Prodi PR, bobot SKS nya adalah 110. Kemudian dalam criteria kelulusan, memang secara garis besar nya sama, tetapi di dalam Prodi Pend. PKN, ada yang namanya PPL, (Program Pengalaman Lapangan) yang adanya di semester 7, dan program ini baru bisa diambil apabila telah memenuhi syarat minimal SKS yang diambil sebanyak 120, dan baru bisa lulus apabila mempunyai nilai minimal “B” (3.00). Selain itu, Gelar Kelulusannya, sepertinya kita semua sudah sama-sama tau, bahwa dalam Prodi Pend. PKN, gelar yang bisa kita dapatkan setelah lulus nanti (Amin), ialah S.Pd. (Sarjana Pendidikan), sedangkan dalam Prodi PR, gelar yang didapatkan setelah lulus nanti ialah A.Md, (Ahli Madya). Mungkin itu sedikit gambaran mengenai kedua Program studi yang ada dalam Jurusan Ilmu Sosial Politik (ISP). Sekarang kita berlanjut kepada Suasana dalam Perkuliahan di Jurusan ISP. Berbicara mengenai suasana perkuliahan, mungkin kurang lebih sama dengan suasana perkuliahan di jurusan yang lainnya. Tapi tak apa, disini akan saya ceritakan menurut pandangan saya, perkuliahan di ISP, secara objektif. Kuliah.. apa sih kuliah? Mungkin suatu pertanyaan simple yang jawaban nya bervariasi. Pertanyaan yang sukup sering saya tanyakan kepada beberapa kakak senior yang ada di dalam, maupun di luar lingkungan jurusan ISP. Ada yang mengatakan bahwa, kuliah, adalah kuliah, dan Organisasi, adalah organisasi. Maksudnya disini ialah, kalau kuliah, ya kuliah saja, tak perlu ikut organisasi, organisasi itu adanya di luar lingkungan perkuliahan, dan ditakut kan apabila ikut organisasi di kampus, maka kuliahnya akan di nomor dua kan. Sedangkan pendapat yang lain mengatakan bahwa, bukan kuliah namanya kalau hanya “kuliah-pulang, kuliah-pulang”, atau kerap disebut dengan julukan “kupu-kupu”,… (Ahem…). Menurut “nya”, kuliah itu selain belajar, juga melatih kita untuk menjadi orang yang nanti nya bisa berbicara, dan bekerja sama dengan orang lain, yang salah satu cara untuk mewujudkan nya ialah dengan ikut berbagai macam jenis organisasi di kampus yang telah disediakan oleh pihak kampus sendiri. Akan tetapi yang perlu di’ingat disini ialah, kita tak bisa menyalahkan pendapat manapun juga, karena setiap orang memiliki penilaian yang berbeda-beda terhadap segala sesuatu. Selain itu, pastilah kita sering mengalami yang namanya bosan, dan senang, selama proses perkuliahan. Banyak factor yang menyebabkan hal ini terjadi. Mulai dari kondisi kelas, sampai kepada dosen yang jarang masuk. Khusus kepada factor “dosen yang jarang masuk”, hal ini relative sifatnya, karena ada yang menyukainya, dan ada yang tidak menyukainya. Selama mengikuti proses perkuliahan di ISP, banyak dosen yang saya temui, yang masing-masing dari mereka memiliki keunikan nya tersendiri, yang masing-masing dari keunikan yang mereka miliki membawa dampak bagi berlangsung nya proses perkuliahan. Sebagian besar dosen di ISP, menurut saya sudah cukup baik dalam mengajar, akan tetapi tak bisa dipungkiri, bahwa ada dosen yang mungkin, kurang memberikan perhatian nya kepada mahasiswa nya dalam perkuliahan, sehingga suasana dalam perkuliahan menjadi apa yang kita sebut “membosankan”, yang biasanya ditandai dengan adanya mahasiswa yang tidur dalam kelas, atau saat proses perkuliahan sedang berlangsung. Tak lepas dari itu semua, selama mengikuti perkuliahan di ISP, saya jadi tau beberapa hal yang mungkin disukai, dan tidak disukai oleh sebagian besar dosen di ISP, ini penting bagi kita, karena adalah hal yang bagus apabila kita mengetahui hal-hal apa yang disukai, dan tidak disukai oleh nya, hal ini mungkin juga akan berdampak kepada nilai kita. Menurut penelitian saya, dosen itu senang apabila: A. Dosen pada umumnya senang jika materinya diingat mahasiswa .Beliau terkadang membahas kembali apa yang telah kita pelajari pada perkuliahan sebelumnya. B. Beberapa dosen senang jika mahasiswa/i nya memperhatikannya, mungkin bisa dengan cara tetap menjaga intensitas- interaksi antara dosen-mahasiswa/i ( Tanya-jawab dengan dosen). C. Bila memungkinkan, persiapkan perlengkapan kuliah (Ruang, LCD, Laptop, dll) jauh sebelum jam perkuliahan, karena banyak dosen yang akan marah, atau tidak mau mengajar jika segala sesuatu yang dibutuhkan belum siap. Sepertinya uraian-uraian tersebut sudah sama-sama kita ketahui ya??.. Oke, kita lanjut ke kondisi ruangan / kelas yang dipakai untuk proses perkuliahan di jurusan ISP. Banyak dari teman-teman yang mengeluhkan soal kondisi gedung, dan ruangan yang dipakai untuk proses perkuliahan. Mulai dari lantai nya yang kotor, tembok yang sudah banyak jiplak kan sepatu nya, AC yang hanya jadi pajangan di beberapa ruangan, kursi yang rusak, tetapi tetap di pajang, sampai kepada aliran listrik nya yang terkadang bermasalah, jika stop kontak nya ingin dipakai untuk kegiatan perkuliahan. Satu hal yang positif, adalah kamar mandi yang sekarang digunakan sudah jauuuuuuhh lebih baik dari sebelumnya.. ( bukan bermaksud untuk menjelek- jelekkan, tapi memang ini lah kenyataan nya, semoga bisa menjadi rujukan untuk lebih bisa mengindahkan kampus kita (^_^)). Sebenarnya, sebagian besar dari hal-hal tersebut, dilakukan oleh mahasiswa/I sendiri, maka dari itu, alangkah baik nya jika kita mulai dari sekarang, sadar, bahwa “kampus yang bersih, hijau, dan sehat adalah dambaan kita semua”, “jangan menunggu sampai ada orang yang merubahnya, karena kita adalah perubahan yang kita cari” (Barrak Obama). Begitulah, kurang lebih bunyi logo yang ada dalam pin Volunter Go Green.. Satu hal yang perlu kita ingat bersama, bahwa, tidak penting kita belajar di mana, tetapi yang penting ialah, apa yang kita dapat selama kita belajar, dan bagaimana caranya kita mengaplikasikan nya dalam kehidupan kita. Kita ke kampus bukan untuk “mejeng”, atau “nongkrong-nongkrong” saja, boleh sih, tetapi sesudah kita melakukan kewajiban kita, yaitu kuliah, dan organisasi ( bagi mereka yang senang berorganisasi). Baiklah, mungkin itu sedikit gambaran mengenai perkuliahan di ISP. Bila ada kalimat atau kata yang kurang sopan, atau hal-hal yang belum dituliskan, saya mohon maaf yang sebesar-besar nya, karena saya sendiri yang belum begitu lama menginjakkan kaki saya di kampus UNJ ini, khusus nya di jurusan ISP. Akhir kata, saya ucapkan Assalamualaikum wr.wb. Kupu-Kupu ISP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s