“INDONESIA JUAL PULAU”

 

Pada saat ini bukan merupakan suatu rahasia lagi sebuah pulau menjadi seperti “barang dagangan” yang dapat diperjual belikan. Bahkan ada banyak iklan-iklan yang menawarkan pulau-pulau kecil di Indonesia untuk dijual. www.privateislandsonline.com merupakan salah satu situs yang mengiklankan pulau-pulau yang akan dijual.  Situs ini sempat mengiklankan 3 kepuLauan yang berada di Sumatera Barat, meliputi Macaroni Resort yang terdapat di Pagai Utara ditawarkan 4 juta dolar Amerika Serikat dengan luas enam hektare. Resort Siloinak terdapat di Siberut Barat Daya dihargai 1,6 juta dolar AS luas sekitar delapan hektare, sedangkan Kandui Resort juga di Siberut Barat Daya ditawarkan 8 juta dolar AS.

Dengan jumlah pulau yang diprediksi mencapai 17.000 ribu pulau pada tahun 2010, sebagian besar diantaranya tidak berpenghuni dan belum bernama itu memiliki keindahan nan luar biasa, maka wajar banyak orang asing yang tertarik untuk membeli pulau di negara kita. Apalagi pulau-pulau kecil sekitar dua sampai lima belas hektar. Pasti asyik membayangkan mempunyai villa, kolam renang ditengah hutan-hutan pulau yang secara hukum milik sendiri.

Menanggapi hal ini maka Departemen Dalam Negeri mulai melakukan pembenahan dengan mengarsipkan pulau yang ada di Indonesia. Dengan pendataan arsip yang baik, diharapkan seluruh aspek legalitas yang mendukung kepemilikan pulau terluar akan terjamin. Adapun aspek kerahasiaan arsip yang tersimpan di kantor arsip nasional. Seluruh arsip yang tersimpan di arsip nasional dilengkapi dengan kode rahasia. Tidak sembarang petugas diizinkan mengakses data arsip yang tersimpan.

Proses pengarsipan data oleh kantor arsip nasional juga sudah mulai dilakukan di sejumlah instansi negara, termasuk institusi hukum seperti Mahkamah Konstitusi (MK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berbagai jenis produk hukum, seperti keputusan MK serta bukti hukum yang diperoleh KPK dalam penyidikan kasus, juga mulai diarsipkan dalam kantor arsip nasional.

Berikut ini merupakan data-data yang diperoleh tentang jumlah pulau di Indonesia :

  • Tahun 2002, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), berdasarkan citra satelit menyatakan bahwa jumlah pulau di Indonesia adalah 18.306 buah.
  • Tahun 2003, Kementerian Riset dan Teknologi mempublikasikan bahwa pulau di Indonesia mencapai 18.110 pulau. Data ini diperoleh melalui citra satelit dengan perbandingan 1 banding 100 ribu.
  • Tahun 2004, Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia, giliran merilis data yang menyebutkan bahwa jumlah pulau di Indonesia adalah 17.504 buah. 7.870 diantaranya telah memiliki nama sedangkan sisanya, sebanyak 9.634 pulau belum  memiliki nama.
  • Agustus 2009, Kementerian Kelautan dan Perikanan, melalui menterinya, Freddy Numberi, mengatakan bahwa pulau di Indonesia berjumlah 17.480 pulau. Dari jumlah tersebut baru 4.891 pulau yang telah diberi nama dan didaftarkan ke Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Sisanya baru akan diberi nama dan didaftarkan ke PBB pada tahun 2012.

 

Keindahan dan kekayaan alam Indonesia sangat menggiurkan pihak asing. Inilah yang menyebabkan berkurangnya jumlah kepulauan Indonesia. Dengan dalih investasi jadilah tanah beserta apa yang tumbuh di atasnya dan terpendam di dalamnya berpindah “pengelolaan” ke tangan pihak asing. Belum lagi perairan yang mengelilinginya, yang ternyata juga menjadi bagian dari “penjualan”. Dan hal ini membuat warga Indonesia yang berada di sekitar pulau tersebut dilarang memanfaatkan hasil laut daerah itu. Sedangkan pihak asing yang sudah mengambil hak atas pulau itu bebas memanfaatkannya.

Reza Pratama Riansyah (PPKn Reguler 2009)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s